Apakah diabetes melitus penyakit keturunan

diabetes

Diabetes melitus sendiri sebenarnya bukanlah penyakit keturunan. Orang tua (bapak atau ibu atau keduanya) yang menderita diabetes melitus tidak akan menurunkan diabetes melitus kepada keturunan mereka, akan tetapi mempunyai orangtua yang menderita diabetes melitus menjadi sebuah faktor risiko terjadinya diabetes melitus untuk keturunan mereka.

Apa maksudnya merupakan faktor risiko? Faktor risiko adalah kecenderungan terjadinya suatu penyakit menjadi lebih besar akibat adanya faktor ini. Hal ini berbeda dengan penyakit herediter atau keturunan, di mana penyakit ini pasti diturunkan kepada anak-anaknya. Penyakit keturunan bisa dibawa oleh kromosom sel kelamin (sehingga hanya anak perempuan saja yang kena, atau sebaliknya hanya anak lelaki saja yang kena) atau kromosom sel somatis (non kelamin) yang tidak membedakan jenis kelamin dalam menurunkan penyakitnya ke anak-anak seperti buta warna, thalassemia atau hemophilia.

Maka dari itu, apabila seseorang dengan faktor risiko orangtua menderita
diabetes melitus tersebut hidup dalam lingkungan yang tidak mendukung, sehingga terjadi gaya hidup yang tidak sehat, obesitas, atau hidup dalam tempat yang tidak menunjang pemeriksaan kesehatan, maka akan gampang terjadi diabetes melitus pada keturunannya.

Sebaliknya, pada seseorang yang memiliki orang tua penderita diabetes melitus, tetapi gaya hidupnya sehat, tidak memiliki berat badan berlebih, olah raga teratur dan lingkungan tempat ia hidup mendukung pemilihan makanan yang tidak terlalu manis ataupun terlalu kenyang/berlebihan disertai konsumsi buah dan sayur yang cukup dan peduli terhadap kesehatan pribadi dengan mengenal bagaimana diabetes melitus bisa terjadi sehingga hidupnya menjadi sehat maka dia bisa saja tidak menderita diabetes melitus.

Yang perlu dijelaskan di sini memang benar bahwa seorang yang mempunyai orangtua diabetes melitus berpotensi lebih besar untuk menderita diabetes melitus. Memiliki orangtua penderita diabetes melitus merupakan salah satu faktor risiko yang memperbesar risiko pada keturunannya, akan tetapi seberapa besarnya potensi itu tidak dapat dipersentasekan.

Bahkan apakah pasti akan muncul menderita juga tidak bisa diprediksi. Karena lingkungan dan gaya hidup sangatlah berpengaruh terhadap munculnya diabetes melitus. Bukan hanya faktor keturunan saja, banyak faktor yang mempengaruhi seseorang hingga menderita diabetes melitus, mulai dari gaya hidup yang tidak sehat seperti tidak terkendalinya pola makan, jumlah dan frekuensi makan yang berlebihan dan berat badan berlebih. Kurangnya aktivitas olahraga juga bisa sangat mempengaruhi timbulnya diabetes melitus.

Oleh karena itu, banyak sekali ditemukan diabetes melitus pada dewasa muda masa kini. Apalagi pada mereka yang memiliki berat badan berlebih dan pola makan yang buruk dengan faktor risiko orangtua ada yang menderita diabetes melitus.

 

About diabetesmu

obat herbal diabetes

Posted on Januari 25, 2012, in diabetes melitus and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: